Abrar mengakui, SP dan manajemen kerap berbeda pendapat. Namun soal visi dan misi perusahaan, kedua belah pihak selalu mencari titik persamaan.
"Ini bisa kita temukan, yang kita sepakati bahwa PLN adalah jantungnya Indonesia terutama dalam mengelola listrik. Kita berkolaborasi bersama untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," ujar Abrar.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Sementara, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengapresiasi langkah manajemen dan SP PLN dalam mempercepat transformasi dengan mengedepankan dialog.
"Dialog sosial ini penting, komunikasi bisa jalan. Apapun yang terjadi dengan diskusi dan dialog bisa selesai. Sumbatan bisa kita selesaikan dengan arif dan bijaksana. Saya imbau bangun semua kekuatan, rangkul semuanya, ajak semua kerja sama dan membesarkan PLN ini, rumah bersama ini," kata Afriansyah. [tum]