Konsumen.WahanaNews.co | PT PLN (Persero) dan Serikat Pekerja PLN (SP PLN) meneken Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mempercepat proses transformasi perusahaan.
Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat PLN oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor pada Rabu (12/10).
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, kesepakatan ini menjadi wujud perusahaan mendukung pengembangan karier dan kesejahteraan pegawai. Melalui kesepakatan ini juga, pegawai bisa mengembangkan kompetensi dan karier di berbagai lini bisnis PLN.
"Sekarang, dengan PKB baru, kita tegaskan lagi bahwa hak-hak dan kesejahteraan pegawai tidak akan ada yang berkurang," kata Darmawan.
Tak dapat disangkal, PLN mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, peran tersebut tak bakal berjalan baik tanpa semangat dan kerja keras seluruh insan PLN.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Hal itu kemudian dinilai sebagai momentum bagi perusahaan untuk bergerak bersama. Darmawan menegaskan, dalam PKB ini juga diatur bahwa tidak ada perubahan status dari pegawai.
"Dalam proses transformasi kita harus membangun kekeluargaan yang erat sehingga kita bisa mencapai tujuan bersama dengan harapan PLN akan terus berjaya di masa depan," katanya.
Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali menambahkan, momentum kesepakatan yang telah ditunggu selama 10 tahun ini menjadi terobosan baru di PLN. Kesepakatan antara manajemen dengan serikat pekerja diyakini akan menyelaraskan visi misi dalam mencapai tujuan PLN ke depan.
Abrar mengakui, SP dan manajemen kerap berbeda pendapat. Namun soal visi dan misi perusahaan, kedua belah pihak selalu mencari titik persamaan.
"Ini bisa kita temukan, yang kita sepakati bahwa PLN adalah jantungnya Indonesia terutama dalam mengelola listrik. Kita berkolaborasi bersama untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," ujar Abrar.
Sementara, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengapresiasi langkah manajemen dan SP PLN dalam mempercepat transformasi dengan mengedepankan dialog.
"Dialog sosial ini penting, komunikasi bisa jalan. Apapun yang terjadi dengan diskusi dan dialog bisa selesai. Sumbatan bisa kita selesaikan dengan arif dan bijaksana. Saya imbau bangun semua kekuatan, rangkul semuanya, ajak semua kerja sama dan membesarkan PLN ini, rumah bersama ini," kata Afriansyah. [tum]