Di sana ada daerah khusus wilayah pembudidayaan hasil laut terbaik dengan teknologi berstandar dunia yang dimiliki Jepang.
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyatakan siap menjalin kerja sama tersebut. Ini sejalan dengan kerja sama lebih luas yang telah dilakukan oleh kedua negara.
Baca Juga:
Sepanjang 2024, PLN IP Mampu Tekan Emisi Karbon 921 Ribu Ton CO2
Pada prinsipnya, Kubu Raya siap demi mengejar peluang peningkatan kapasitas SDM dan peluang pasar.
"Bagaimana nanti dijalin apa yang sudah ada kerja samanya antara Indonesia dan Jepang selama ini, di antaranya program magang. Ini mudah-mudahan bisa langsung juga dari Kubu Raya dengan Niihama," terang Muda.
Ia mengklaim Pemkab Kubu Raya saat ini sudah menerapkan sistem data dan informasi berbasis geospasial satu data dan satu peta. Bahkan, menjadi percontohan nasional.
Baca Juga:
Sepanjang 2024, PLN IP Mampu Tekan Emisi Karbon 921 Ribu Ton CO2
Hal itu akan mempermudah pihak Niihama dalam mengakses data-data yang diperlukan terkait rencana kerja sama kedua daerah. "Kita bisa memperlihatkan data-data dan seluruh informasi tematik, subtematik, dan terukur sebarannya," jelasnya.
"Jadi tidak sulit untuk mengetahui berbagai aspek mulai dari sosial, potensi sumber daya alam, budaya, sosiologis, dan sebagainya," lanjut Muda.
Secara terpisah, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi mengusulkan kerja sama pengembangan kota berkelanjutan antara Niihama dengan Kubu Raya. [tum]