Lebih lanjut, Tohom menekankan pentingnya standar keamanan dan kualitas tinggi sebagaimana disampaikan manajemen PLN UIP JBTB dan UPP JBTB 3 Malang.
“Kerja keras tim lapangan patut diapresiasi, namun yang tak kalah penting adalah transparansi dan komunikasi kepada publik agar konsumen memahami nilai strategis proyek ini,” ujarnya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Keputusan Negara Serahkan PLTA Batang Toru ke PLN
ALPERKLINAS juga mendorong PLN untuk memastikan prinsip keberlanjutan dan perlindungan konsumen berjalan beriringan.
“Keandalan sistem harus dibarengi efisiensi biaya, keselamatan lingkungan, dan pelayanan yang responsif. Infrastruktur kuat harus bermuara pada tarif yang wajar dan layanan yang adil,” kata Tohom.
Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, GISTET 500 kV Paiton Extension yang menggunakan teknologi gas insulated dinilai lebih efisien dan andal.
Baca Juga:
Bangun Infrastruktur Tak Cukup, ALPERKLINAS Dorong Edukasi Keselamatan Penggunaan EV
Tohom berharap keberhasilan ini menjadi model percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan lain di Indonesia.
“Jika backbone 500 kV kokoh, maka sistem nasional akan lebih resilien menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
[Redaktur: Mega Puspita]