KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) merespons positif langkah PT PLN (Persero) yang membangun dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama TNI Angkatan Udara melalui pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Inisiatif ini dinilai menunjukkan wajah baru peran BUMN yang tidak semata berorientasi pada bisnis, tetapi juga hadir sebagai aktor strategis dalam penanganan stunting dan penguatan gizi masyarakat.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Penyalaan Serentak Pasang Baru dan Tambah Daya 1.700 Pelanggan
ALPERKLINAS menilai kolaborasi lintas lembaga tersebut mencerminkan praktik baik pemanfaatan dana CSR yang tepat sasaran, terukur, dan berdampak langsung bagi kelompok rentan.
Program ini juga dinilai relevan dengan kebutuhan nasional saat ini, di mana isu gizi, kesehatan ibu dan anak, serta penguatan ekonomi lokal menjadi prioritas pembangunan jangka panjang.
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa pembangunan SPPG oleh PLN bersama TNI AU patut dijadikan model nasional.
Baca Juga:
PLN Selesaikan Penyambungan Listrik di Muara Anggoli Malam Ini
Menurutnya, CSR tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial atau bantuan jangka pendek, melainkan harus dirancang sebagai investasi sosial yang berkelanjutan.
“Apa yang dilakukan PLN ini menunjukkan bahwa dana CSR bisa menjadi instrumen strategis negara untuk memutus rantai stunting sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Tohom, Rabu (31/12/2025).
Tohom menambahkan, keterlibatan TNI AU dalam pengelolaan dan operasional SPPG juga memberikan jaminan disiplin, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program.