Ia mendorong agar kasus ini diusut tuntas, termasuk kemungkinan adanya jaringan pencurian kabel yang lebih luas.
“Penegakan hukum harus tegas dan memberi efek jera. Jangan sampai kejahatan semacam ini terus berulang karena lemahnya pengawasan,” tegas Tohom.
Baca Juga:
Aset PLN Dicuri Saat Banjir, ALPERKLINAS: Ini Bukan Waktunya Memancing di Air Keruh
ALPERKLINAS, lanjutnya, mendorong PLN untuk memperkuat sistem pengamanan aset, termasuk pemanfaatan teknologi pemantauan, identifikasi petugas resmi yang mudah dikenali publik, serta peningkatan kolaborasi dengan aparat keamanan dan masyarakat.
“Perlindungan konsumen tidak bisa dilepaskan dari perlindungan aset kelistrikan. Jika infrastrukturnya aman, maka hak konsumen atas listrik yang andal dan berkelanjutan juga terjamin,” pungkasnya.
[Redaktur: Mega Puspita]