Konsumenlistrik.com | Ketua DPRK Abdya, Nurdianto meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blangpidie tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah.
“Kami meminta kepada pihak PLN Blangpidie agar tidak melakukan pemadaman listrik, khususnya di bulan Ramadhan ini,” ujar Ketua DPRK Abdya, Nurdianto.
Baca Juga:
Kisah Petugas PLN Siaga Layani Masyarakat di Posko Mudik BUMN
Karena, katanya, masyarakat sangat mendambakan ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan tenang, lancar atau bebas dari segala bentuk gangguan.
“Jadi, kelancaran suplai arus listrik ke rumah-rumah warga sangat mendukung kenyamanan pelaksanaan ibadah dalam bulan Ramadhan,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Terlebih, sambungnya, saat menjelang buka puasa, melaksanakan shalat Tarawih dan saat memasuki Sahur, maka masyarakat sangat butuh penerangan listrik.
Baca Juga:
Tanpa Kedip, PLN Berhasil Amankan Kelistrikan Salat Id Se-Indonesia
Jika pasokan arus terputus, maka sangat mengganggu ibadah, termasuk aktivitas rumah tangga menjadi terhenti.
“Tentu ini harapan semua pihak dan PLN harus mampu menyahuti itu, terlebih selama ini telah melakukan pemadaman listrik dalam rangka pemeliharaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi Bakri Hasibuan saat dikonfirmasi Serambi memastikan bahwa pasokan listrik selama 30 hari ke depan atau selama Ramadhan tidak ada pemadaman.
“Insya Allah tak ada pemadaman, karena kita sudah melakukan kesiapan-kesiapan untuk menjawab permintaan masyarakat itu,” kata Manager PLN ULP Blangpidie, Rahadi Bakri Hasibuan.
Sehingga, katanya, tidak ada pemadaman listrik akibat pemeliharaan atau tidak ada pemadaman listrik yang dijadwalkan selama bulan Ramadhan.
“Bahkan, beberapa waktu lalu, kami sudah melakukan gelar pasukan peralatan. Ini juga sebagai kesiapan kita,” sebutnya.
Jikapun nanti suplai arus listrik padam, lanjutnya, itu bisa saja ada gangguan teknis, seperti faktor cuaca, akibat pemotongan pohon oleh masyarakat yang menimpa jaringan.
“Kalau secara teknis, alhamdulillah tidak ada masalah, tapi kalau ada angin, dan faktor alam lain, maka itu di luar keinginan kita, namun kita tetap akan melakukan perbaikan dengan cepat,” pungkasnya. [tum]