KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif dimulainya pembangunan pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Pulau Pemping, Kepulauan Riau.
Proyek strategis ini dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan perlindungan jangka panjang bagi konsumen listrik, khususnya di Batam dan wilayah Kepulauan Riau.
Baca Juga:
Suara Keras Petasan Menjadi Bentuk Protes Indikasi KKN di PUPR Provinsi Jambi
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa proyek pipa gas WNTS–Pemping tidak boleh semata dipandang sebagai proyek infrastruktur, melainkan sebagai instrumen koreksi arah kebijakan energi nasional yang selama ini terlalu berorientasi ekspor.
“Pipa ini menandai perubahan paradigma. Gas Natuna yang sebelumnya lebih banyak mengalir ke luar negeri kini mulai diprioritaskan untuk kebutuhan domestik. Ini sejalan dengan amanat konstitusi bahwa sumber daya alam harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar Tohom, Selasa (10/2/2026).
Menurut Tohom, keberpihakan pada pasokan gas domestik akan berdampak langsung pada keandalan listrik dan stabilitas tarif bagi konsumen.
Baca Juga:
Preschool Field Trip TK Kurnia Global School, Murid Belajar Tugas Brimob di Satbrimob Polda Jambi
Ia menilai, ketergantungan Batam pada pasokan energi yang tidak pasti selama ini berpotensi membebani masyarakat dan dunia usaha.
“Konsumen listrik membutuhkan kepastian: listrik yang andal, berkelanjutan, dan terjangkau. Jika pasokan gas kuat dan terjamin, maka risiko gangguan listrik dan tekanan biaya pokok penyediaan bisa ditekan,” katanya.
ALPERKLINAS juga mengungkapkan pentingnya tata kelola proyek yang transparan dan akuntabel, mulai dari penetapan harga gas hingga skema pengaliran ke pembangkit.