Menurutnya, Indonesia ke depan membutuhkan sistem smart grid yang lebih adaptif terhadap perubahan cuaca ekstrem maupun gangguan jaringan skala besar.
“Ke depan, penguatan teknologi monitoring real time, digitalisasi gardu induk, serta integrasi sistem proteksi berbasis kecerdasan buatan akan menjadi kebutuhan mutlak. Infrastruktur kelistrikan nasional harus dibangun bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk ketahanan energi puluhan tahun ke depan,” ucapnya.
Baca Juga:
PLN Bergerak Cepat Pulihkan Listrik Sumatera, ALPERKLINAS Imbau Warga Jaga Kondusivitas
Ia menambahkan bahwa pemulihan pembangkit, terutama PLTU batu bara, memang membutuhkan waktu lebih panjang dibanding pembangkit hidro atau gas karena adanya proses teknis pemanasan dan sinkronisasi sistem yang tidak bisa dilakukan secara instan.
“Publik perlu memahami bahwa menyalakan kembali sistem kelistrikan berskala besar bukan seperti menekan tombol biasa. Ada tahapan sinkronisasi, pengaturan frekuensi, kestabilan tegangan, hingga pengamanan sistem agar tidak terjadi gangguan susulan,” jelasnya.
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan peristiwa tersebut memperlihatkan pentingnya investasi berkelanjutan pada sektor transmisi dan interkoneksi antarwilayah guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional di tengah pertumbuhan kebutuhan energi masyarakat dan industri.
Baca Juga:
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, ALPERKLINAS: Bukti Transisi Energi Tidak Lagi Sekadar Wacana
“Ketahanan energi modern bukan hanya soal membangun pembangkit baru, tetapi juga memastikan jaringan transmisinya memiliki daya tahan tinggi terhadap tekanan cuaca, lonjakan beban, dan risiko gangguan sistemik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi sejak Jumat (23/5/2026).
PLN menyebut indikasi awal gangguan dipicu cuaca pada ruas transmisi 275 KV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera.