Karena itu, keberhasilan PLN menjaga listrik tanpa gangguan di MXGP harus menjadi momentum refleksi nasional untuk memperkuat kualitas layanan secara merata.
“Kalau listrik andal bisa dijamin untuk ajang dunia, maka seharusnya konsumen di perkampungan, pesisir, hingga sentra UMKM juga mendapatkan kepastian yang sama. Inilah makna keadilan energi yang sesungguhnya,” tegasnya.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Percepat Pemulihan Listrik Pasca Bencana di Aceh, Kembali Kirim 18 Petugas Tim Recovery
Ia juga menilai kesiapsiagaan PLN—mulai dari posko siaga, personel, hingga peralatan pendukung—menunjukkan bahwa investasi pada keandalan sistem adalah investasi jangka panjang bagi kepercayaan publik.
Ke depan, ALPERKLINAS mendorong agar pendekatan siaga dan antisipatif tidak hanya bersifat insidental, tetapi menjadi budaya layanan dalam pengelolaan kelistrikan nasional.
“Keandalan listrik adalah wajah negara di hadapan rakyatnya. Ketika listrik stabil, ekonomi bergerak, layanan publik berjalan, dan kepercayaan tumbuh. PLN sudah menunjukkan kemampuannya, sekarang tinggal memastikan keberlanjutan dan pemerataan,” pungkas Tohom.
Baca Juga:
PLN NP UP Pandan Serahkan Alat Fitness Outdoor untuk Masyarakat Tapanuli Tengah
Sebelumnya, PT PLN (Persero) sukses menghadirkan listrik andal tanpa gangguan selama gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) Seri 2 di Sirkuit Selaparang, Lombok, pada 6–7 Juli 2024.
Apresiasi atas dukungan PLN disampaikan oleh Motocross Commission (CMS) Director of Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) Antonio Alia serta Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat Mayjen (Purn.) Hassanudin, yang menilai keandalan pasokan listrik menjadi faktor krusial kesuksesan ajang internasional tersebut.
[Redaktur: Mega Puspita]