“Keamanan objek vital tidak boleh reaktif. Ia harus dirancang preventif, berbasis standar, dan dievaluasi berkala. Kolaborasi ini sudah berada di jalur yang tepat,” kata Tohom.
ALPERKLINAS berharap model kolaborasi PLN Indonesia Power dengan Polda Jawa Barat dapat direplikasi di wilayah lain sebagai best practice nasional.
Baca Juga:
Cegah Tindak Kriminalitas, Personel Polres Tapteng Gelar Patroli Blue Light
Dengan demikian, ketahanan energi nasional dapat diperkuat dari hulu, sekaligus memastikan perlindungan konsumen listrik berjalan seiring dengan kepentingan operasional dan keamanan negara.
[Redaktur: Mega Puspita]