a menyebut PLN selama ini telah berupaya menjaga standar keselamatan jaringan listrik, namun keberadaan kabel pihak lain yang tidak tertata sering kali menimbulkan kesan semrawut.
“PLN memiliki standar teknis yang jelas. Tantangannya adalah bagaimana semua pihak mengikuti standar tersebut agar tercipta keteraturan di lapangan,” jelasnya.
Baca Juga:
4 Tips Listrik Aman Saat Liburan
Lebih lanjut, ia mendorong adanya regulasi yang lebih tegas terkait pemasangan kabel udara, termasuk penertiban kabel ilegal dan kewajiban penggunaan jalur bawah tanah di kawasan strategis.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya meningkatkan keselamatan tetapi juga mendukung transformasi menuju smart city.
“Penataan kabel adalah bagian dari investasi masa depan. Kota yang rapi akan meningkatkan daya saing dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Dukung Kebijakan ESDM Prioritaskan Batu Bara untuk PLTU Demi Jaga Listrik Nasional
Tohom juga melihat momentum ini sebagai peluang untuk mempercepat modernisasi infrastruktur kelistrikan nasional.
Ia menilai, penataan kabel yang baik akan berdampak langsung pada efisiensi distribusi energi dan mengurangi risiko gangguan listrik.
“Ini bukan sekadar merapikan kabel, tetapi membangun sistem yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan,” tegasnya.