KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO, Jakarta - Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mendesak para kepala daerah di Indonesia untuk mencontoh langkah cepat yang diambil oleh Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, dalam menangani permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam.
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menilai bahwa respons cepat seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Langsa seharusnya menjadi standar bagi seluruh kepala daerah dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
“Ketika lampu jalan padam, terjadi ketidaknyamanan karena meningkatnya potensi kecelakaan dan tindak kriminalitas. Apa yang dilakukan Walikota Langsa adalah contoh nyata bagaimana pemimpin daerah seharusnya bertindak. Masalah seperti ini jangan sampai berlarut-larut tanpa tindakan nyata,” ujar Tohom Purba, Selasa (1/3/2025).
Tohom mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga infrastruktur publik, termasuk sistem penerangan jalan.
Menurutnya, kepala daerah harus lebih peka terhadap laporan masyarakat dan segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan yang menyangkut keselamatan warga.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi PLN UID Jakarta Raya yang Sukses Jaga Keandalan Listrik Salat Idul Fitri 1446 H di Masjid Istiqlal
“Respons cepat tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga efektivitas pemerintahan. Jika kepala daerah bergerak cepat seperti di Langsa, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat,” tambahnya.
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam memastikan pelayanan listrik yang optimal.
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam melaporkan gangguan listrik atau PJU yang padam sangat penting untuk percepatan perbaikan.