KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif kehadiran fitur Simulasi Biaya dalam Super Apps PLN Mobile yang diluncurkan oleh PT PLN (Persero).
Inovasi ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat transparansi layanan kelistrikan sekaligus meningkatkan posisi tawar konsumen agar lebih berdaya dan terlindungi dari praktik tidak resmi yang selama ini kerap merugikan masyarakat.
Baca Juga:
Sosialisasi Door to Door, PLN Garut Ingatkan Bahaya Bangunan Dekat Jaringan Listrik
Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS), KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa fitur simulasi biaya merupakan terobosan penting dalam reformasi layanan publik sektor ketenagalistrikan.
“Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada konsumen. Selama ini keluhan yang sering kami terima adalah soal ketidakjelasan biaya dan munculnya praktik perantara. Dengan simulasi biaya yang terbuka, konsumen kini punya referensi resmi sejak awal,” ujar Tohom.
Menurut Tohom, kehadiran fitur ini tidak hanya soal kemudahan digital, tetapi juga bagian dari edukasi struktural kepada masyarakat agar memahami hak dan kewajiban sebagai pelanggan listrik.
Baca Juga:
Kesiapsiagaan PLN UP3 Garut: Pemeliharaan Preventif Jaringan Listrik di Musim Hujan
“Transparansi biaya adalah fondasi keadilan layanan. Jika konsumen sudah tahu estimasi resmi, maka ruang abu-abu yang sering dimanfaatkan oknum akan tertutup,” katanya.
Ia menilai langkah PLN sejalan dengan semangat perlindungan konsumen modern yang berbasis teknologi.
Ke depan, Tohom mendorong agar fitur simulasi biaya terus disempurnakan dan diintegrasikan dengan pengawasan layanan di lapangan.