Dalam kesempatan yang sama, ALPERKLINAS juga mengimbau PLN serta instansi terkait untuk berkolaborasi aktif dengan lembaga-lembaga konsumen dalam menyosialisasikan pentingnya mencabut colokan perangkat elektronik yang tidak digunakan.
Menurut Tohom, sinergi antara penyedia listrik dan organisasi perlindungan konsumen akan memperkuat kesadaran masyarakat tentang efisiensi energi.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Imbau Konsumen Hemat Listrik untuk Bantu Atasi Krisis Energi
Sebelumnya, artikel energi internasional seperti Dad is FIRE juga menyoroti 17 perangkat rumah tangga yang tetap mengonsumsi listrik meski sudah dimatikan.
Daftar tersebut mencakup charger ponsel, laptop, router WiFi, konsol game, hingga televisi modern yang memiliki fitur standby mode.
[Redaktur: Mega Puspita]