Tohom yang juga Pengacara Perlindungan Konsumen ini mengungkapkan bahwa keberhasilan PLN Electricity Services sebagai Garda Kelistrikan akan dinilai dari seberapa besar keberpihakan kepada konsumen kecil, termasuk rumah tangga dan UMKM yang selama ini sering merasa kesulitan mendapatkan layanan cepat dan jelas.
"Saat konsumen tidak lagi kebingungan soal kelistrikan, saat itulah PLN bisa disebut berhasil membangun budaya pelayanan baru," tegasnya.
Baca Juga:
Bantuan 1.000 Genset di Aceh, ALPERKLINAS: Momentum Merancang Sistem Kelistrikan Tahan Bencana
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas SDM di tubuh PLN Electricity Services agar tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga etika pelayanan publik.
"Garda Kelistrikan tidak cukup hanya andal secara teknis, tetapi harus punya sensitivitas sosial terhadap persoalan warga," ujarnya.
Tohom menyatakan bahwa ALPERKLINAS siap menjadi mitra strategis PLN dalam mengawal transformasi ini agar tetap berpihak pada konsumen dan menciptakan ekosistem kelistrikan yang adil, transparan, dan humanis.
Baca Juga:
PLTA Sipansihaporas Tapteng Jadi Penahan Bencana, ALPERKLINAS: Fondasi Energi Masa Depan Wajib Adaptif Iklim
“Kami percaya, dengan kolaborasi yang tepat, PLN Electricity Services dapat menjadi lokomotif pelayanan kelistrikan yang maju, ramah konsumen, dan menjadi kebanggaan bangsa,” pungkasnya.
[Redaktur: Mega Puspita]