KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) merespons positif komitmen PT PLN (Persero) dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif di Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
ALPERKLINAS menilai langkah PLN tersebut sebagai sinyal kuat bahwa transformasi sektor transportasi menuju energi bersih mulai ditopang oleh kesiapan infrastruktur, regulasi, dan layanan yang semakin terintegrasi.
Baca Juga:
Peluncuran Proyek Pengembangan Sistem Metrologi Legal EVSE: Tapak Penting Pengembangan Ekosistem EV di Indonesia
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menyatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik yang telah menembus lebih dari 100 ribu unit harus dibaca sebagai titik balik kebijakan, bukan sekadar capaian angka.
“Lonjakan kendaraan listrik hingga sekitar 103 ribu unit dengan pertumbuhan 150 persen menandakan perubahan perilaku konsumen yang sangat cepat. Negara, melalui PLN, wajib hadir memastikan transisi ini aman, adil, dan tidak membebani konsumen listrik,” ujar Tohom, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Tohom, peran PLN dalam memperluas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi fondasi utama keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Diskon Tambah Daya PLN Dorong Percepatan Elektrifikasi Rumah Tangga dan Kendaraan Listrik
Ia menekankan bahwa pembangunan lebih dari 5.000 unit SPKLU hingga awal 2026 menunjukkan keseriusan, namun harus diiringi dengan pemerataan lokasi dan keandalan pasokan listrik.
“Jangan sampai kendaraan listrik hanya nyaman di kota besar. Konsumen di daerah juga berhak atas akses SPKLU yang memadai dan tarif listrik yang transparan,” katanya.
Tohom juga mengapresiasi penguatan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang kini mengusung konsep sebagai mitra kendaraan listrik.