Karenanya, dia mau merombak kebijakan itu ke depannya. Subsidi kendaraan listrik akan diutamakan untuk membuat kendaraan umum dan logistik.
"Karena itulah kita ingin dorong ke depan insyaAllah jalan-jalan tol yang sekarang sudah dibangun secara amat baik oleh pemerintahan hari ini ke depannya dipenuhi oleh kendaraan kendaraan umum berbasis dengan listrik ke depan," ucap Anies.
Baca Juga:
Libur Nataru, PLN UP3 Nias Siapkan SPKLU untuk Layani Pengguna Mobil Listrik
Kebijakan itu dinilai lebih bisa dinikmati semua pihak. Sehingga, pemerintah tidak hanya berpihak kepada orang kaya di Indonesia.
"Dan kita tahu begitu bicara kendaraan logistik, kendaraan umum, pengangkut massal, maka dia bukan hanya memindahkan badan, bukan hanya memindahkan barang, dia sesungguhnya alat untuk membangun perasaan kesetaraan, alat untuk membangun perasaan persatuan," kata Anies.
Dia menjamin kebijakan itu bakal direalisasikan jika terpilih. Anies menegaskan janjinya tidak hanya sekadar mencari simpati publik belaka.
Baca Juga:
Sambut Nataru, PLN dan Mitra Siapkan 4.514 SPKLU di 2.862 Titik serta 69.000 Personel di 3.392 Posko Nasional, ALPERKLINAS: Mobil Listrik Aman Dibawa Mudik
"Kita mengarahkan agar sumber daya yang dimiliki negara diberikan melalui sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat banyak, bukan semata-mata untuk mendapatkan perhatian dalam percakapan, apalagi percakapan sosial media," tutur Anies.
[Reaktur: alpredo]