KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO - Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif langkah PT PLN (Persero) menggelar Siaga Kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Organisasi ini menilai kesiapan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam melindungi kepentingan konsumen sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik (EV).
Baca Juga:
Lonjakan Transaksi SPKLU 4 Kali Lipat Saat RAFI 2026, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa kegiatan siaga SPKLU merupakan bagian penting dari pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional yang berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan konsumen.
“Kami melihat ini sebagai langkah strategis dan visioner. PLN tidak menunggu lonjakan terjadi, tetapi melakukan simulasi, pengecekan, dan antisipasi lebih awal. Ini menunjukkan keberpihakan kepada konsumen,” ujar Tohom.
Menurutnya, simulasi perjalanan lintas Tol Trans Sumatra hingga Tol Trans Jawa dan Bali menjadi bukti konkret bahwa infrastruktur charging nasional semakin siap mendukung perjalanan jarak jauh.
Baca Juga:
PLN UID Jabar Perkuat Kompetensi EV di SMKN 8 Bandung, Dari Teori Jadi Praktik Nyata
Ia menilai pengecekan menyeluruh terhadap 4.633 SPKLU di sekitar 3.500 lokasi merupakan fondasi kuat untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar saat periode padat seperti Nataru.
“Dengan seluruh rest area tol telah dilengkapi SPKLU dan tambahan titik di lokasi strategis, masyarakat kini punya kepastian akses. Ini penting untuk menghilangkan kekhawatiran soal jarak tempuh dan antrean,” katanya.
Tohom juga menyoroti pengembangan konsep SPKLU Center atau charging hub dengan kapasitas lebih dari 10 hingga 15 slot pengisian sebagai lompatan layanan yang signifikan.