KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengapresiasi langkah strategis kolaborasi Danantara Indonesia bersama PT PLN (Persero) dalam menghadirkan listrik berbasis energi baru terbarukan.
Program tersebut diwujudkan melalui hibah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk sekitar 2.000 rumah tangga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Baca Juga:
Pascakonflik Timur Tengah, ALPERKLINAS Dorong Semua Pihak Dukung Konversi PLTD Jadi PLTS
Program ini dinilai sebagai terobosan konkret dalam mendorong pemerataan listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sekaligus mempercepat transisi energi nasional.
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar proyek elektrifikasi biasa, melainkan simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan.
"Ini adalah bentuk nyata keberpihakan pada konsumen listrik di daerah 3T yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses energi. Kami melihat ini sebagai lompatan besar menuju keadilan energi nasional," ujar Tohom, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga:
Konversi PLTD ke PLTS Bisa Hemat Konsumsi Minyak dan Gas Sekaligus Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, ALPERKLINAS: Pemerintah Top!
Menurutnya, pemanfaatan PLTS dengan dukungan Battery Energy Storage System (BESS) menjadi solusi visioner untuk wilayah kepulauan yang selama ini bergantung pada genset berbahan bakar diesel.
"Transformasi dari diesel ke energi surya bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga soal kedaulatan energi. Ketika masyarakat tidak lagi bergantung pada pasokan BBM, maka ketahanan energi lokal akan terbentuk secara alami," lanjutnya.
Tohom juga menilai program ini memiliki dampak berlapis, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.