PLN menyebutkan, 28 lokasi dengan potensi kelebihan hidrogen yang bisa dioptimalkan sebagai sumber energi alternatif dan efisien tanpa perlu tambahan belanja modal atau operasional baru.
Pengembangan itu dilakukan bersama pakar hidrogen nasional dan menghasilkan roadmap serta pembangunan hidrogen refueling station pertama di Senayan yang kini sudah beroperasi secara aktif.
Baca Juga:
Srikandi dan YBM PLN Tasikmalaya Salurkan Kacamata Gratis untuk 576 Pelajar
Model energi berbasis hidrogen ini diklaim mendukung langkah transisi energi nasional dengan memanfaatkan sumber daya internal dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta menekan emisi karbon.
Darmawan berharap, dukungan penuh dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar pengembangan hidrogen menjadi bagian dari kebijakan energi nasional serta mendapat arah strategis untuk implementasi lebih luas ke depan.
"Mohon arahan dari Pak Menteri (Menteri ESDM) nanti penggunanya seperti apa, Pak, roadmap-nya seperti apa," kata Darmawan.
Baca Juga:
PLN ULP Cikedung Wujudkan Mimpi Listrik untuk Rakyat Prasejahtera
[Redaktur: Mega Puspita]