Tohom juga menekankan pentingnya kesinambungan inovasi, terutama dalam pengembangan green contact center yang dinilai sejalan dengan tuntutan global akan keberlanjutan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus diterjemahkan dalam kebijakan operasional yang ramah lingkungan serta efisiensi energi di setiap kanal pelayanan.
Baca Juga:
Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Camat Idanogawo Bikin Inovasi "Bunga Desa"
Lebih jauh, Tohom menuturkan bahwa penghargaan internasional seperti ini memiliki dampak psikologis positif bagi pelanggan karena menunjukkan bahwa layanan yang mereka nikmati diakui di tingkat dunia.
Namun ia kembali mengingatkan bahwa ekspektasi publik pun akan meningkat seiring status tersebut.
“Standar kelas dunia berarti pelanggan berharap layanan bebas kendala, komunikasi transparan, dan respons cepat di kondisi apa pun. PLN harus siap memenuhi ekspektasi itu dengan kerja nyata dan menjaga integritas pelayanan,” kata Tohom mengingatkan.
Baca Juga:
Buntut Keracunan Massal, Pemerintah Minta Puskesmas dan UKS Pelototi SPPG Produksi MBG
Sebelumnya, Contact Center PLN 123 menorehkan prestasi gemilang pada ajang GCCWA 2025 di Yunani setelah meraih delapan penghargaan sekaligus tiga sertifikat World Class Certified.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut capaian ini mencerminkan keberhasilan transformasi layanan terpadu PLN yang adaptif dan responsif.
Sementara Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan penghargaan tersebut menjadi pemantik untuk terus meningkatkan inovasi digital dan memperkuat layanan pelanggan berbasis teknologi serta keberlanjutan.