Masuknya dua tokoh tersebut semakin memperkuat sinergi antara sektor diplomasi, energi, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan transisi energi dan modernisasi sektor kelistrikan nasional.
Di antara nama-nama lainnya, turut diangkat Arif Budiman dan Ardinanda Sinulingga sebagai anggota komisaris. Arif Budiman adalah mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2012–2017, yang sebelumnya menjabat di KPU Jawa Timur sejak 2004.
Baca Juga:
Prabowo Bentuk DEN 2026–2030, Energi Jadi Pilar Strategis Pemerintahan
Lahir di Surabaya pada 2 Maret 1974, Arif dikenal memiliki kapasitas manajerial dan pengalaman birokrasi yang luas.
Sementara itu, Ardinanda Sinulingga merupakan lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan sektor profesional.
Ia diharapkan mampu memberikan perspektif manajerial yang kuat dalam pengawasan dan tata kelola perusahaan.
Baca Juga:
ESDM Buka-bukaan, Biomassa Ternyata Belum Siap Gantikan Batu Bara
"(Perubahan ini) RUPS-nya melalui PT PLN (Persero) pada 26 Juni," ujar Sekretaris Perusahaan PLN Indonesia Power, Agung Siswanto.
Berikut susunan lengkap jajaran Komisaris dan Direksi PT PLN Indonesia Power yang baru:
Komisaris: