Pendaftaran dibuka mulai 14 Maret 2025 melalui aplikasi PLN Mobile, dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk uang jaminan kepastian keberangkatan yang dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik.
Tohom yang juga Anggota Aliansi Konsumen ASEAN, menyebut pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pelaksanaan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Baca Juga:
Menteri Erick Sebut Korupsi di BUMN Tak Bisa Dihilangkan, Tapi Bisa Ditekan
“Kami berharap PLN dapat memastikan bahwa seluruh proses pendaftaran hingga keberangkatan berjalan lancar dan bebas dari kendala teknis. Selain itu, sistem yang digunakan juga harus memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh masyarakat yang ingin mendaftar,” ujarnya.
Sebelumnya, PLN melalui akun Instagram resminya @pln_id telah mengumumkan bahwa program ini akan berlangsung dengan beberapa tahapan pendaftaran dan verifikasi ulang.
Masyarakat yang berhasil mendaftar akan diberangkatkan pada 26 hingga 28 Maret 2025, tergantung kota keberangkatan dan moda transportasi yang digunakan.
Baca Juga:
Jadi Pionir Pengembangan Ekosistem Hidrogen di Indonesia, ALPERKLINAS Apresiasi PLN yang Sudah Bangun 22 Green Hydrogen Plant di Seluruh Indonesia
PLN juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi guna menghindari penipuan atau informasi palsu terkait program ini.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan mudik gratis PLN dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]