KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah kembali normal pascabencana.
Pulihnya seluruh gardu induk (GI) di Aceh menjadi tonggak penting dalam memastikan pasokan listrik dapat kembali disalurkan secara andal ke seluruh wilayah.
Baca Juga:
Kolaborasi ITERA–PLN Dorong Inovasi Energi, ALPERKLINAS: Menuju Kemandirian Listrik Nasional
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa pemulihan sistem kelistrikan Aceh tidak hanya menjadi upaya penormalan layanan, tetapi juga momentum untuk menguji sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur kelistrikan nasional dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana alam.
“Pemulihan sistem kelistrikan Aceh menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk memastikan sistem semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko bencana. Seluruh gardu induk, pembangkit, dan transmisi kini telah kembali beroperasi normal,” ujar Darmawan.
Salah satu faktor kunci pemulihan adalah beroperasinya kembali Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya yang memastikan pasokan listrik dapat disalurkan secara optimal ke seluruh gardu induk di Aceh.
Baca Juga:
Soal Kuota Internet Hangus, 8 Hakim MK Cecar Operator Seluler
Beroperasinya pembangkit tersebut juga mengoptimalkan jalur transmisi Nagan–Sigli sebagai bagian dari sistem kelistrikan Aceh.
Selain itu, PLN berhasil memulihkan jaringan transmisi Arun–Bireuen serta Pangkalan Brandan–Langsa yang merupakan backbone interkoneksi Sumatra–Aceh dan sempat terdampak banjir serta tanah longsor.
Pulihnya jalur-jalur strategis ini memperkuat keandalan sistem kelistrikan regional sekaligus menjaga stabilitas pasokan listrik.