KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO - Isu blackout yang sempat membuat warga resah akhirnya dijawab tegas oleh PLN: sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali tidak mengalami pemadaman total.
PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Jawa, Madura, dan Bali tetap berada dalam kondisi aman serta terkendali.
Baca Juga:
PKB 2026 Digelar Sebulan, PLN Pastikan Sistem Distribusi Bali Siap Siaga
Kepastian itu disampaikan Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (12/6/2026).
Penegasan tersebut sekaligus membantah kabar yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan blackout akibat krisis pasokan batu bara pada sejumlah pembangkit listrik.
Gregorius mengatakan, sistem kelistrikan Jawa saat ini tetap beroperasi normal meskipun terdapat kendala operasional yang sempat berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di beberapa wilayah.
Baca Juga:
PLN Siagakan Sistem Distribusi 24 Jam Demi Amankan Listrik Pesta Kesenian Bali 2026
"PLN menyampaikan bahwa saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah," ujar Gregorius.
Menurut PLN, informasi mengenai blackout atau pemadaman total di wilayah Jawa, Madura, dan Bali tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
PLN menilai kabar tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan di tengah masyarakat.
"Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait blackout, PLN menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi," tegas Gregorius.
Isu pemadaman total sebelumnya sempat memicu kecemasan publik karena beredar luas di berbagai platform media sosial.
Bagi masyarakat, kepastian pasokan listrik menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas rumah tangga, layanan publik, kegiatan usaha, hingga roda perekonomian.
PLN menyebut perusahaan bergerak cepat menangani berbagai kendala operasional yang terjadi agar dampaknya terhadap pelanggan dapat ditekan seminimal mungkin.
Upaya pemulihan dan penguatan keandalan sistem juga terus dilakukan melalui koordinasi di lapangan bersama unit-unit PLN setempat.
"PLN terus berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan," kata Gregorius.
Meski memastikan tidak ada blackout, PLN tetap menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang sempat terdampak gangguan pasokan listrik di sejumlah lokasi.
Gangguan tersebut disebut bersifat terbatas dan ditangani sesuai prosedur pengamanan sistem kelistrikan.
"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," ujarnya.
PLN juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.
Perusahaan mengimbau pelanggan untuk selalu memantau perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi PLN maupun unit layanan PLN terdekat.
"Kami juga mengimbau pelanggan untuk mengikuti perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi, termasuk di unit PLN setempat," tambah Gregorius.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional agar kebutuhan listrik masyarakat, layanan publik, dan dunia usaha tetap terpenuhi.
Perusahaan juga memastikan langkah antisipasi terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat, terukur, dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
[Redaktur: Sandy]