Dengan demikian, besar kecilnya tagihan listrik ditentukan oleh jumlah kWh yang digunakan, golongan tarif, daya tersambung, serta pola penggunaan listrik pelanggan.
Sistem prabayar atau pascabayar hanya membedakan waktu pembayaran, bukan membuat listrik menjadi lebih boros atau lebih hemat.
Baca Juga:
Dukung Pendidikan Digital, PLN Kalselteng Latih 30 Guru Madrasah di HST
Pelanggan juga dapat mengecek perangkat elektronik yang paling banyak menyedot daya listrik melalui fitur tertentu pada meteran listrik prabayar.
Salah satu kode yang dapat digunakan adalah kode 09, yang berfungsi menampilkan daya sesaat atau instantaneous power dalam satuan Watt secara real-time.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan angka yang muncul pada layar meter menunjukkan total daya yang sedang dipakai saat itu.
Baca Juga:
Tingkatkan Kompetensi Guru, PLN Kalselteng Dorong Digitalisasi Madrasah di HST
“Nilai yang muncul menunjukkan total daya listrik yang sedang digunakan pelanggan pada saat itu secara real-time,” kata Gregorius, Kamis (14/5/2026).
Untuk mengetahui konsumsi daya masing-masing perangkat elektronik, pelanggan dapat melakukan pengecekan sederhana dengan menyalakan satu perangkat yang ingin diuji.
Perangkat elektronik lain sebaiknya dimatikan terlebih dahulu agar hasil pengukuran tidak tercampur dengan konsumsi daya dari alat lain.