MasyarakatKelistrikan.WAHANANEWS.CO PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut menyatakan dukungan terhadap kegiatan Pantai Selatan Rides Part 2, sebuah touring motor listrik yang digagas komunitas Baraya Alva Community (BARCO) Bandung. Kegiatan ini akan berlangsung pada 16–18 Januari 2026 dengan rute Bandung–Pangandaran–Bandung.
Touring yang diikuti sekitar 20 unit motor listrik ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi ramah lingkungan, khususnya di wilayah selatan Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, PLN berperan menyediakan dukungan infrastruktur pengisian daya di sejumlah titik strategis sepanjang rute perjalanan.
Baca Juga:
Pengisian EV Melonjak 479 Persen Saat Nataru, ALPERKLINAS: Sinyal Kuat Perubahan Perilaku Konsumen dan Tantangan Baru Tata Kelola Listrik Nasional
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di daerah.
“PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga memastikan ekosistem kendaraan listrik bisa digunakan secara nyata oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi contoh bahwa motor listrik layak digunakan untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh, asalkan didukung infrastruktur yang memadai,” ujar Atikah.
Selama perjalanan, pengisian daya kendaraan listrik akan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Soreang, SPKLU Rengganis Campsite, PLN ULP Pameungpeuk, PLN ULP Karangnunggal, PLN ULP Pangandaran, PLN ULP Banjar Kota, hingga PLN KP Limbangan, dengan estimasi kebutuhan daya mencapai 40 kVA.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kegiatan komunitas seperti ini sejalan dengan upaya PLN dalam mengakselerasi transisi energi bersih.
“Kendaraan listrik bukan lagi konsep masa depan, tetapi kebutuhan hari ini. Melalui kolaborasi dengan komunitas, PLN ingin menunjukkan bahwa transisi energi bisa dimulai dari aktivitas sehari-hari yang dekat dengan masyarakat,” kata Sugeng.
Ia menambahkan, kehadiran SPKLU dan dukungan unit-unit PLN di daerah menjadi bukti kesiapan PLN dalam mendukung mobilitas listrik hingga ke wilayah non-perkotaan.