KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyampaikan apresiasi atas capaian PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring) yang meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026.
Bagi ALPERKLINAS, penghargaan tersebut menjadi indikator positif atas komitmen penguatan infrastruktur ketenagalistrikan nasional yang berdampak langsung pada perlindungan dan kepentingan konsumen listrik di seluruh Indonesia.
Baca Juga:
821 Petugas PLN Bekerja Nonstop, Pemulihan Listrik Aceh Tembus 65 Persen
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa pencapaian PLN Enjiniring merupakan bukti nyata transformasi sektor engineering ketenagalistrikan yang tidak hanya berorientasi proyek, tetapi juga keberlanjutan sistem energi nasional.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestise, tetapi refleksi dari konsistensi PLN Enjiniring dalam membangun sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan berorientasi pada masa depan. Konsumen membutuhkan kepastian pasokan listrik yang stabil dan berkualitas, dan itu dimulai dari fondasi engineering yang kuat,” ujar Tohom, Kamis (26/2/2026).
Ia menilai keberhasilan PLN Enjiniring sebagai penerima penghargaan Excellence in Engineering Partnership for National Energy Infrastructure 2026 menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan transmisi tegangan tinggi, interkoneksi antarwilayah, hingga pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Baca Juga:
Interkoneksi Segera Aktif, PLN Siapkan Penyalaan PLTU Nagan Raya Aceh
Menurutnya, aspek ini krusial dalam menjaga pemerataan akses listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Keandalan listrik bukan hanya soal pembangkit, tetapi juga desain, perencanaan, dan supervisi proyek yang presisi. Implementasi Building Information Modeling (BIM), simulasi lanjutan, dan optimasi desain adalah lompatan penting menuju sistem kelistrikan modern yang minim gangguan,” katanya.
Tohom juga menyoroti penghargaan Best Transformational Leader in Energy Engineering 2026 yang diterima Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah.
Ia menilai kepemimpinan transformasional menjadi faktor kunci dalam memastikan transformasi berjalan konsisten dan terukur.
“Transformasi organisasi, peningkatan kompetensi SDM, hingga pembaruan tools kerja adalah fondasi penting untuk menjawab tantangan Net Zero Emission 2060. Jika engineering-nya kuat, maka transisi energi akan lebih terencana, tidak sporadis, dan tetap menjaga kepentingan konsumen,” ucapnya.
Lebih jauh, ALPERKLINAS memandang bahwa penguatan tata kelola dan inovasi berbasis teknologi akan berdampak pada efisiensi biaya jangka panjang.
Efisiensi tersebut pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas tarif dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Visi besar menuju energi bersih harus berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen. Kami melihat langkah PLN Enjiniring sudah berada pada jalur yang tepat, yakni memperkuat infrastruktur sekaligus menyiapkan sistem yang adaptif terhadap energi terbarukan,” tambah Tohom.
Menurutnya, sinergi antara korporasi engineering, regulator, dan lembaga perlindungan konsumen perlu terus diperkuat agar transformasi sektor ketenagalistrikan berjalan inklusif dan transparan.
Sebelumnya, PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring) meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026, yakni Excellence in Engineering Partnership for National Energy Infrastructure 2026 untuk kategori perusahaan dan Best Transformational Leader in Energy Engineering 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Chairani Rachmatullah.
Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen inovasi engineering, penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, serta transformasi digital yang mendukung agenda transisi energi nasional.
[Redaktur: Mega Puspita]