WAHANANEWS.CO, Jakarta - Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) memberikan apresiasi atas terobosan terbaru dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe pole-mounted charger, yang perangkatnya menempel langsung pada tiang listrik, dinilai sebagai solusi efisien, modern, dan ramah konsumen.
Baca Juga:
Dari Masjid hingga SPKLU Jalur Mudik, PLN Pastikan Listrik Jakarta Andal Saat Idulfitri
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menyatakan, “Langkah PLN bersama Velasto Indonesia menghadirkan SPKLU tipe pole-mounted charger pertama ini merupakan terobosan signifikan untuk mempercepat pemerataan infrastruktur kendaraan listrik di seluruh Tanah Air. Desain praktis yang tidak memerlukan lahan tambahan jelas memberikan keuntungan besar bagi masyarakat dan juga pihak pengelola.”
Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe pole-mounted charger, yang perangkatnya menempel langsung pada tiang listrik, dinilai sebagai solusi efisien, modern, dan ramah konsumen. [WAHANANEWS.CO/Istimewa].
Tohom menjelaskan lebih lanjut bahwa inovasi ini tidak hanya soal efisiensi ruang, tetapi juga menitikberatkan pada keamanan dan kemudahan pengguna.
Baca Juga:
Komisaris Independen dan Direktur Distribusi Pastikan Kesiapan SPKLU Ultra Fast Charging, Dukung Kelancaran Mudik Hari Raya Idulfitri di Provinsi Banten
“Seluruh unit SPKLU ini dirancang dengan standar keamanan tinggi dan dilengkapi teknologi AC Charging 7 kW, terintegrasi dengan IoT, sehingga pelanggan dapat mengakses dan memantau proses pengisian daya secara real time melalui aplikasi PLN Mobile,” tambahnya.
Menurut Tohom, inisiatif ini menunjukkan kolaborasi cerdas antara sektor BUMN dan swasta dalam menghadirkan teknologi modern yang bersifat inklusif.
“Ini juga menjadi bukti nyata bahwa inovasi bisa menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional,” ujar Tohom, yang juga merupakan Salah satu Pendiri Perkumpulan Perlindungan Konsumen Nasional.