Pembangkit yang berlokasi di Sungai Bo, anak Sungai Mahakam, tersebut dikembangkan PT Tujuan Mulia Makmur dan diharapkan menjadi salah satu sumber listrik bersih penting bagi Kalimantan.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyatakan proyek tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi dan target Net Zero Emission 2060.
Baca Juga:
Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut Kalimantan Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan energi baru terbarukan nasional, sementara Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berharap PLTA Batoq Kelo dapat menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat Mahakam Ulu.
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur Basuki Widodo juga menyatakan PLN terus memperkuat pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk agar pasokan listrik dari berbagai sumber energi dapat tersalurkan secara optimal.