KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) memberikan apresiasi tinggi kepada PT PLN (Persero) atas kesiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dengan menurunkan puluhan ribu personel serta menyiapkan ribuan infrastruktur pendukung kelistrikan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Baca Juga:
SPKLU Jalur One Way Disiapkan PLN, Pemudik EV Tak Perlu Khawatir
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menyatakan bahwa kesiapan PLN menunjukkan keseriusan dalam menempatkan kepentingan konsumen sebagai prioritas utama.
"Kami melihat PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga pada aspek pelayanan dan mitigasi risiko gangguan, terutama di momentum krusial seperti Idulfitri," ujarnya.
Ia menambahkan, langkah PLN menyiagakan 72 ribu lebih personel di 3.700 posko siaga serta menghadirkan 1.349 gardu bergerak merupakan strategi yang tepat dalam memperkuat respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan.
Baca Juga:
Direksi PLN Tinjau SPKLU, Pastikan Layanan Optimal Selama Arus Mudik
"Ini adalah pendekatan yang visioner. PLN tidak menunggu gangguan terjadi, tetapi sudah mengantisipasi dengan sistem siaga yang terstruktur dan terukur," kata Tohom, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, keberadaan gardu bergerak, genset, hingga UPS menjadi bukti bahwa PLN telah memperhitungkan berbagai skenario darurat.
"Konsumen membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji. Dengan dukungan peralatan seperti ini, PLN memberikan jaminan bahwa layanan tetap berjalan meski terjadi gangguan," tegasnya.