Lebih lanjut, Tohom mendorong agar penguatan infrastruktur listrik untuk fasilitas publik ramah lingkungan diperluas ke wilayah lain.
Ia menilai sinergi PLN dan pemerintah daerah perlu dijadikan pola baku pembangunan, sehingga transisi menuju kota berkelanjutan tidak berjalan parsial, melainkan sistemik dan terukur.
Baca Juga:
Geopolitik Memanas, Danantara Justru Agresif Ekspansi Investasi
“Jika konsistensi ini dijaga, maka listrik akan menjadi penggerak utama Jakarta menuju kota global yang hijau, sehat, dan berdaya saing,” pungkas Tohom.
Sebelumnya, General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menyatakan bahwa penambahan daya di JRC merupakan bentuk komitmen PLN sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Kepala Satuan Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Pesanggrahan, Ariyanto, turut mengapresiasi dukungan PLN karena memastikan seluruh peralatan pengolahan sampah dapat beroperasi optimal.
Baca Juga:
Pemuda Golkar Bergerak, Dukung Stabilitas Harga Minyak dan Program Presiden
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bintaro Hendar Prisnadianta menjelaskan bahwa penguatan jaringan dan pengaturan sistem dilakukan sesuai standar keselamatan dan keandalan guna menjamin pasokan listrik stabil bagi operasional JRC.
[Redaktur: Mega Puspita]