Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata akan menjadi fondasi utama dalam mempercepat transformasi energi nasional.
“Kepercayaan publik akan tumbuh ketika masyarakat melihat bahwa PLN telah menyiapkan infrastruktur yang andal, modern, dan tersedia di lokasi-lokasi strategis,” ucapnya.
Baca Juga:
80 Tahun Indonesia Merdeka, Akhirnya Listrik Menerangi Untemungkur Tapteng
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa penambahan Ultra Fast Charging di Banten menunjukkan PLN tidak hanya mengikuti tren global, tetapi juga memimpin perubahan menuju sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“PLN sedang membangun masa depan energi Indonesia dengan visi yang sangat kuat, yaitu menghadirkan listrik sebagai penggerak utama ekonomi hijau dan perlindungan lingkungan,” tuturnya.
Kemudahan layanan juga semakin lengkap melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik mencari SPKLU terdekat dan memantau ketersediaan charger secara real time.
Baca Juga:
PLTS Atap 22,5 MWp Resmi Beroperasi, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Ekosistem Energi Bersih
Menurut Tohom, digitalisasi layanan tersebut mencerminkan komitmen PLN dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang modern dan transparan.
“Ketika pelanggan dapat mengetahui charger yang tersedia sebelum tiba di lokasi, itu adalah bentuk efisiensi yang sangat bernilai bagi konsumen,” katanya.
Saat ini PLN UID Banten telah menghadirkan 253 unit SPKLU di 139 lokasi strategis di seluruh Provinsi Banten.