KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengapresiasi langkah PT PLN (Persero) UID Banten yang menambah enam mesin Ultra Fast Charging di SPKLU Center Aloha Pasir Putih PIK 2, Kabupaten Tangerang, karena dinilai memberikan kenyamanan yang lebih tinggi bagi konsumen kendaraan listrik.
“PLN kembali menunjukkan kepemimpinan yang progresif dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang berpihak kepada konsumen,” ujar Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, Minggu (10/5/2026).
Baca Juga:
80 Tahun Indonesia Merdeka, Akhirnya Listrik Menerangi Untemungkur Tapteng
Menurut Tohom, kehadiran teknologi Ultra Fast Charging merupakan lompatan besar yang akan mengubah persepsi masyarakat bahwa pengisian daya kendaraan listrik selalu memerlukan waktu lama.
“Ketika proses charging hanya membutuhkan sekitar 15 sampai 30 menit, kendaraan listrik menjadi pilihan yang semakin rasional, efisien, dan kompetitif bagi masyarakat modern,” katanya.
PLN UID Banten kini mengoperasikan total delapan mesin Ultra Fast Charging dan tiga mesin Medium Charging di kawasan Aloha PIK 2 yang beroperasi selama 24 jam.
Baca Juga:
PLTS Atap 22,5 MWp Resmi Beroperasi, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Ekosistem Energi Bersih
Dengan kapasitas 120 kW, pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu singkat tergantung jenis kendaraan yang digunakan.
Tohom menilai fasilitas tersebut tidak hanya mempercepat pengisian daya, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan.
“Ini adalah langkah prokonsumen yang sangat nyata, karena PLN menghadirkan layanan pengisian daya yang cepat, mudah diakses, dan terintegrasi dengan kawasan yang nyaman sehingga memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata akan menjadi fondasi utama dalam mempercepat transformasi energi nasional.
“Kepercayaan publik akan tumbuh ketika masyarakat melihat bahwa PLN telah menyiapkan infrastruktur yang andal, modern, dan tersedia di lokasi-lokasi strategis,” ucapnya.
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa penambahan Ultra Fast Charging di Banten menunjukkan PLN tidak hanya mengikuti tren global, tetapi juga memimpin perubahan menuju sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“PLN sedang membangun masa depan energi Indonesia dengan visi yang sangat kuat, yaitu menghadirkan listrik sebagai penggerak utama ekonomi hijau dan perlindungan lingkungan,” tuturnya.
Kemudahan layanan juga semakin lengkap melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik mencari SPKLU terdekat dan memantau ketersediaan charger secara real time.
Menurut Tohom, digitalisasi layanan tersebut mencerminkan komitmen PLN dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang modern dan transparan.
“Ketika pelanggan dapat mengetahui charger yang tersedia sebelum tiba di lokasi, itu adalah bentuk efisiensi yang sangat bernilai bagi konsumen,” katanya.
Saat ini PLN UID Banten telah menghadirkan 253 unit SPKLU di 139 lokasi strategis di seluruh Provinsi Banten.
Tohom meyakini perluasan infrastruktur ini akan mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta transisi energi global.
“PLN membuktikan bahwa transformasi energi bukan wacana, melainkan realitas yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menyatakan bahwa pengembangan fasilitas Ultra Fast Charging di SPKLU Center Aloha PIK 2 merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan pengalaman charging yang lebih cepat, nyaman, dan efisien bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]