KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional menyambut positif dorongan PT PLN (Persero) terhadap Institut Teknologi PLN (ITPLN) untuk memperkuat perannya sebagai kampus transisi energi berdaya saing global.
Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dalam memastikan keberlanjutan sektor ketenagalistrikan yang pada akhirnya berdampak langsung pada perlindungan dan kualitas layanan bagi konsumen listrik di Indonesia.
Baca Juga:
Gegara Geopolitik Global, Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Dalam Seminggu
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa penguatan ITPLN adalah investasi jangka panjang bagi masa depan energi nasional.
"Langkah yang diambil oleh PLN melalui penguatan ITPLN adalah bentuk keberpihakan strategis terhadap masa depan konsumen listrik. Ketika kualitas SDM energi meningkat, maka layanan listrik juga akan semakin andal, efisien, dan berkelanjutan," ujar Tohom, belum lama ini.
Ia menilai, tantangan transisi energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan global, termasuk digitalisasi dan energi bersih.
Baca Juga:
DPR Pastikan Stok BBM Aman, Harga Dipastikan Tak Naik
"Transisi energi membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki visi keberlanjutan. ITPLN harus menjadi kawah candradimuka lahirnya pemimpin energi masa depan yang mampu menjawab disrupsi sekaligus menjaga kepentingan publik," katanya.
Menurut Tohom, dorongan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo kepada ITPLN menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun ekosistem energi yang terintegrasi dari hulu ke hilir, termasuk sektor pendidikan.
"Ini adalah pendekatan yang visioner. PLN tidak hanya membangun infrastruktur listrik, tetapi juga membangun fondasi intelektualnya. Dengan begitu, ketahanan energi nasional tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas manusianya," jelasnya.
Lebih lanjut, ALPERKLINAS menilai bahwa penguatan ITPLN akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan listrik kepada masyarakat.
"Konsumen listrik ke depan akan semakin kritis. Mereka membutuhkan layanan yang transparan, stabil, dan berbasis teknologi. Itu hanya bisa dicapai jika didukung oleh SDM unggul yang dilahirkan dari institusi seperti ITPLN," tambah Tohom.
Ia juga mendorong agar ITPLN mampu memperluas jejaring internasional sehingga mampu bersaing di tingkat global.
"Jika ITPLN berhasil naik kelas menjadi kampus berstandar internasional, maka Indonesia tidak hanya menjadi pasar energi, tetapi juga produsen inovasi energi. Ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi dunia," tutupnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mendorong ITPLN untuk memperkuat perannya sebagai kampus transisi energi berdaya saing global dalam momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah dan Dies Natalis ke-28 ITPLN.
Rektor ITPLN Iwa Garniwa menyambut hal tersebut sebagai tantangan sekaligus peluang untuk mendorong institusinya menjadi perguruan tinggi berstandar internasional dalam waktu dekat.
[Redaktur: Mega Puspita]