Joharifin juga menegaskan bahwa PLN turut memastikan kesiapan layanan bagi pelanggan, termasuk pengguna kendaraan listrik.
“Selain menjaga keandalan listrik, kami juga memastikan infrastruktur SPKLU dalam kondisi siap digunakan serta mudah diakses melalui PLN Mobile. Dengan begitu, masyarakat yang melakukan perjalanan dapat tetap nyaman dan percaya diri selama momen Lebaran,” tambah Joharifin.
Baca Juga:
PLN UP3 Sukabumi Perluas Listrik Desa, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Kesiapan personel ini diperkuat dengan dukungan peralatan lengkap, antara lain 40 unit genset, 21 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 28 gardu bergerak, 105 mobil operasional, serta 90 motor operasional.
Seluruh peralatan tersebut disiapkan sebagai bagian dari sistem pengamanan berlapis guna menjaga kontinuitas pasokan listrik di berbagai kondisi.
PLN UID Banten juga memberikan perhatian khusus pada lokasi-lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Idulfitri, seperti masjid dan tempat ibadah, bandara, pelabuhan, rumah sakit, pusat perbelanjaan, serta jalur mudik dan destinasi wisata.
Baca Juga:
PLN Perkuat Imbauan Keselamatan, ALPERKLINAS: Langkah PLN Wujudkan Budaya Aman Nasional
Pengamanan berlapis dilakukan untuk memastikan aktivitas ibadah maupun mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Dari sisi sistem, kondisi kelistrikan di wilayah Banten berada dalam keadaan aman dengan pasokan dari 6 subsistem yang memiliki total daya mampu pasok sebesar 7.328 MW, serta didukung oleh 54 gardu induk yang memastikan distribusi listrik berjalan optimal ke seluruh pelanggan.
Sebagai langkah preventif, PLN juga telah melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan peralatan, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait dalam mengantisipasi potensi gangguan, termasuk akibat cuaca ekstrem.