Lebih jauh, Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa keberhasilan PLN UIW NTB harus dijadikan model nasional dalam pengelolaan sistem kelistrikan berbasis mitigasi risiko.
Ia menilai pendekatan berlapis yang diterapkan PLN, mulai dari suplai utama, cadangan daya, hingga monitoring digital, merupakan standar baru yang harus direplikasi di berbagai wilayah strategis lainnya.
Baca Juga:
PLTS Atap 22,5 MWp Resmi Beroperasi, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Ekosistem Energi Bersih
Menurutnya, pola kerja kolektif yang melibatkan kesiapan SDM, teknologi, dan sistem pengamanan berlapis menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ke depan, terutama saat Indonesia semakin sering menjadi tuan rumah event internasional.
“PLN telah menunjukkan bahwa keandalan bukan hasil kebetulan, tetapi buah dari perencanaan matang dan eksekusi disiplin,” ujarnya.
Tohom juga menyoroti bahwa keberhasilan ini memiliki implikasi langsung terhadap perlindungan konsumen listrik, karena menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak hanya dirasakan di level industri besar, tetapi juga dapat diturunkan ke tingkat pelayanan publik secara luas.
Baca Juga:
Infrastruktur PLN Sokong Microsoft di Jabar, ALPERKLINAS: Momentum Transformasi Digital Indonesia
Ia berharap standar pelayanan seperti di Mandalika dapat menjadi benchmark nasional.
Sementara itu, keberhasilan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika dengan dukungan kelistrikan tanpa gangguan semakin memperkuat posisi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
PLN pun dinilai telah memainkan peran strategis dalam memastikan seluruh sistem berjalan optimal, mulai dari lintasan balap hingga fasilitas pendukung lainnya.