KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengapresiasi keberhasilan PT PLN (Persero) UIW NTB dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama ajang GT World Challenge Asia 2026 Seri Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Keberhasilan tanpa gangguan tersebut dinilai sebagai bukti konkret bahwa kualitas layanan kelistrikan nasional mampu memenuhi standar event internasional kelas dunia sekaligus memberikan jaminan kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku industri.
Baca Juga:
PLTS Atap 22,5 MWp Resmi Beroperasi, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Ekosistem Energi Bersih
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menyatakan bahwa keberhasilan PLN bukan hanya soal operasional teknis, tetapi mencerminkan kesiapan sistem energi nasional dalam menopang agenda strategis negara di sektor sport tourism dan ekonomi kreatif.
“Apa yang ditunjukkan PLN di Mandalika adalah representasi nyata dari transformasi layanan kelistrikan yang semakin modern, presisi, dan berorientasi pada keandalan tinggi,” ujar Tohom, Minggu (3/5/2026).
Ia melihat, keberhasilan tersebut menjadi indikator penting bahwa Indonesia tidak lagi berada pada posisi sebagai pengguna teknologi semata, tetapi sudah mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang adaptif terhadap kebutuhan event global yang kompleks dan berisiko tinggi.
Baca Juga:
Infrastruktur PLN Sokong Microsoft di Jabar, ALPERKLINAS: Momentum Transformasi Digital Indonesia
Menurutnya, konsistensi seperti ini akan memperkuat kepercayaan investor dan pelaku industri internasional terhadap kesiapan infrastruktur nasional.
Tohom menilai, keberadaan listrik yang stabil dalam event internasional memiliki dampak berlapis, mulai dari keberlangsungan teknis balapan hingga citra negara di mata dunia.
“Kita tidak bicara hanya tentang lampu menyala, tetapi tentang reputasi Indonesia sebagai tuan rumah yang profesional, yang mampu menjamin setiap detail berjalan sempurna,” katanya.
Lebih jauh, Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa keberhasilan PLN UIW NTB harus dijadikan model nasional dalam pengelolaan sistem kelistrikan berbasis mitigasi risiko.
Ia menilai pendekatan berlapis yang diterapkan PLN, mulai dari suplai utama, cadangan daya, hingga monitoring digital, merupakan standar baru yang harus direplikasi di berbagai wilayah strategis lainnya.
Menurutnya, pola kerja kolektif yang melibatkan kesiapan SDM, teknologi, dan sistem pengamanan berlapis menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ke depan, terutama saat Indonesia semakin sering menjadi tuan rumah event internasional.
“PLN telah menunjukkan bahwa keandalan bukan hasil kebetulan, tetapi buah dari perencanaan matang dan eksekusi disiplin,” ujarnya.
Tohom juga menyoroti bahwa keberhasilan ini memiliki implikasi langsung terhadap perlindungan konsumen listrik, karena menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak hanya dirasakan di level industri besar, tetapi juga dapat diturunkan ke tingkat pelayanan publik secara luas.
Ia berharap standar pelayanan seperti di Mandalika dapat menjadi benchmark nasional.
Sementara itu, keberhasilan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika dengan dukungan kelistrikan tanpa gangguan semakin memperkuat posisi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
PLN pun dinilai telah memainkan peran strategis dalam memastikan seluruh sistem berjalan optimal, mulai dari lintasan balap hingga fasilitas pendukung lainnya.
Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut PLN sebagai “pahlawan di balik layar” yang memastikan seluruh sistem berjalan tanpa hambatan.
Pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) juga mengapresiasi keandalan listrik sebagai elemen fundamental kesuksesan operasional balapan.
Selain itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menilai stabilitas listrik menjadi faktor penting dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif berbasis event.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]