Energynews.id | Listrik yang digunakan seluruh Istana Kepresidenan di Tanah Air saat ini berasal dari energi baru terbarukan (EBT).
Hal tersebut disampaikan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.
Baca Juga:
Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana Aceh, Tim PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan 38 Aktivitas Recovery
Selain itu, pihak Sekretariat Presiden pun menerima Renewable Energy Certificate (REC) dan Dukungan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) oleh PT PLN (Persero) karena 100 persen pasokan listrik Istana Kepresidenan bersumber EB.
Acara digelar di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kita semua Istana dari Cipanas, Bogor, Jakarta, Jogja, Bali sudah menggunakan itu (EBT)," kata Heru saat menyampaikan sambutan, Selasa.
Baca Juga:
Siagakan 52 Personel, PLN UP3 Nias Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Nataru
Dia menjelaskan bahwa sumber energi di Istana Cipanas, Istana Bogor, dan Istana Cipanas disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Bumi Kamojang yang berlokasi di Bandung Jawa Barat.
Heru memastikan semua kegiatan yang dilakukan di Istana Kepresidenan memanfaatkan energi baru terbarukan.
"Pasokan listriknya renewable dan sudah mulai, sudah 100 persen. Dengan diterima sertifikat itu, sudah 100 persen menggunakan EBT. Termasuk, di (Istana Tampaksiring) Bali dan (Istana Kepresidenan) Yogyakarta," jelasnya.