Wahanaadvokat.com I PLN UIKL Sulawesi bersama PT Indonesia Power melakukan launching program digital power plant yang merupakan transisi menuju tata kelola pembangkit berbasis digital.
Hal ini sejalan dengan Program transformasi PLN.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Penerapan digitalisasi pembangkit di PLN UIKL Sulawesi diimplementasikan pada PLTU Barru, di mana nantinya akan meningkatkan maturitas serta mengoptimalkan pemantauan kondisi serta keandalan pembangkit.
“Program digitalisasi pembangkit ini nantinya akan diimplementasikan ke seluruh pembangkit milik PLN yakni dengan Penerapan teknologi digital terbaru yang terintegrasi untuk meningkatkan dan mengoptimalkan aset-aset PLN sebagai upaya peningkatan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN Group,” ungkap General Manager PLN UIKL Sulawesi Munawwar Furqan.
Digitalisasi pembangkit PLN dilakukan di seluruh lini mulai dari pemantauan, pengendalian, dan optimalisasi pembangkit.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Percepatan PLN dalam melakukan digitalisasi tata kelola pembangkitnya di tengah pandemi ini bertujuan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN melalui penggunaan platform digital.
Dari sisi keandalan sistem, terimplementasinya program terobosan digital power plant ini akan meningkatkan faktor kesiapan (EAF) sekaligus menurunkan tingkat pemadaman (EFOR).
Selain itu, akan ada efisiensi generator dan konsumsi bahan bakar (NPHR).