Selain itu, pengamanan dilakukan pada 151 lokasi VVIP dan VIP, termasuk kantor pemerintahan dan instansi strategis guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama periode libur nasional.
Dari sisi sistem kelistrikan, PLN UID Jawa Barat mencatat daya mampu pasok sebesar 16.106 megawatt (MW). Sementara pada Hari Raya Idul Adha 1447 H tanggal 27 Mei 2026, beban puncak diperkirakan mencapai 7.061 MW dengan cadangan daya sebesar 9.045 MW. Kondisi ini menunjukkan sistem kelistrikan Jawa Barat berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:
Light Up The Dream PLN Wujudkan Listrik Mandiri untuk Warga Bekasi
Selain kesiapan petugas di lapangan, PLN UID Jawa Barat juga memastikan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile tetap dapat diakses selama 24 jam.
Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat melakukan berbagai layanan kelistrikan seperti pembayaran tagihan, pembelian token, pengaduan gangguan, hingga permohonan layanan listrik secara cepat dan praktis tanpa harus datang ke kantor PLN.
“Masyarakat kini semakin mengandalkan layanan digital. Karena itu, PLN Mobile dan seluruh petugas kami tetap bersiaga 24 jam untuk memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani dengan cepat selama libur hari raya,” tambah Sugeng.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Buruh Harian di Bekasi
PLN UID Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak selama libur Idul Adha dan Waisak, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Melalui kesiapan personel, infrastruktur, dan layanan digital tersebut, PLN UID Jawa Barat berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal agar masyarakat dapat menikmati suasana hari raya dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk.
[Effriani simamora]