Lebih lanjut, ALPERKLINAS mendorong agar program serupa dapat terus diperluas, baik dari sisi jumlah peserta maupun cakupan wilayah, serta diintegrasikan dengan edukasi keselamatan dan literasi energi bagi masyarakat.
“Ke depan, kami berharap program ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ekosistem pelayanan publik terpadu yang mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, dan kenyamanan. PLN memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak transformasi tersebut,” tambah Tohom.
Baca Juga:
Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela pada Lebaran 2026
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa program Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 merupakan tradisi kolaboratif lintas stakeholder untuk memfasilitasi pegawai internal maupun masyarakat umum dalam merayakan Idulfitri.
Tahun ini, KESDM bersama BUMN energi menyediakan 33 bus dengan 20 rute tujuan, mencakup wilayah Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, hingga Medan.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat melalui program ini, sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri dengan cadangan daya yang mencukupi.
Baca Juga:
Kementerian PU Pastikan Jalur Padang–Bukittinggi Siap Dilalui saat Mudik Lebaran 2026
[Redaktur: Mega Puspita]