KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengapresiasi langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) bersama BUMN sektor energi, termasuk PT PLN (Persero), dalam menyelenggarakan program “Mudik Bareng Sektor ESDM 2026” yang memfasilitasi 1.496 peserta mudik secara gratis ke berbagai daerah di Indonesia.
Program ini dinilai sebagai wujud nyata kepedulian sosial sekaligus komitmen menghadirkan layanan publik yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela pada Lebaran 2026
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menyatakan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga mencerminkan peran strategis negara melalui BUMN dalam menjamin kenyamanan mobilitas publik di momen penting seperti Idulfitri.
“Program mudik gratis ini merupakan bentuk konkret keberpihakan negara kepada masyarakat. PLN bersama KESDM dan BUMN energi telah menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak semata soal bisnis, tetapi juga tentang empati dan tanggung jawab sosial,” ujar Tohom, belum lama ini.
Ia menilai, kebijakan ini memiliki dampak berlapis, mulai dari mengurangi beban biaya masyarakat, menekan penggunaan kendaraan pribadi, hingga berkontribusi pada pengurangan risiko kecelakaan lalu lintas selama arus mudik.
Baca Juga:
Kementerian PU Pastikan Jalur Padang–Bukittinggi Siap Dilalui saat Mudik Lebaran 2026
“Secara visioner, langkah ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong efisiensi energi dan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Ketika ribuan orang difasilitasi menggunakan moda transportasi bersama, maka konsumsi energi bisa ditekan dan emisi karbon turut berkurang,” jelasnya.
Tohom juga menyoroti kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 sebagai faktor krusial yang mendukung kelancaran mudik dan aktivitas masyarakat di kampung halaman.
“Kami melihat PLN tidak hanya hadir dalam aspek sosial melalui program mudik gratis, tetapi juga dalam fungsi utamanya memastikan listrik tetap andal. Dengan cadangan daya yang memadai, masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran gangguan listrik,” katanya.
Lebih lanjut, ALPERKLINAS mendorong agar program serupa dapat terus diperluas, baik dari sisi jumlah peserta maupun cakupan wilayah, serta diintegrasikan dengan edukasi keselamatan dan literasi energi bagi masyarakat.
“Ke depan, kami berharap program ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ekosistem pelayanan publik terpadu yang mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, dan kenyamanan. PLN memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak transformasi tersebut,” tambah Tohom.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa program Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 merupakan tradisi kolaboratif lintas stakeholder untuk memfasilitasi pegawai internal maupun masyarakat umum dalam merayakan Idulfitri.
Tahun ini, KESDM bersama BUMN energi menyediakan 33 bus dengan 20 rute tujuan, mencakup wilayah Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, hingga Medan.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat melalui program ini, sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri dengan cadangan daya yang mencukupi.
[Redaktur: Mega Puspita]