KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif langkah PT PLN (Persero) yang tengah mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menilai pembangunan PLTS tersebut menjadi bukti bahwa PLN terus bergerak menghadirkan listrik yang lebih andal, bersih, dan berkelanjutan bagi konsumen di wilayah kepulauan.
Baca Juga:
Jangan Salah Kaprah, PLN Tegaskan Token Listrik Tidak Lebih Boros
“Kami melihat rencana pembangunan PLTS 600 kWp di Morotai sebagai langkah maju PLN dalam memperkuat pelayanan listrik kepada masyarakat, terutama konsumen di daerah kepulauan yang membutuhkan pasokan energi yang andal dan efisien,” ujar Tohom, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, kehadiran PLTS di Desa Juanga tidak hanya penting dari sisi transisi energi, tetapi juga menyangkut hak konsumen untuk memperoleh layanan listrik yang semakin berkualitas, stabil, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia mengatakan wilayah kepulauan seperti Morotai membutuhkan pendekatan kelistrikan yang adaptif karena tantangan geografis, distribusi energi, dan efisiensi operasional tidak selalu sama dengan daerah daratan besar.
Baca Juga:
Dukung Pendidikan Digital, PLN Kalselteng Latih 30 Guru Madrasah di HST
“Energi surya adalah jawaban cerdas untuk wilayah kepulauan, karena sumber dayanya tersedia, teknologinya semakin matang, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh konsumen listrik,” katanya.
Tohom menilai skema hybrid yang akan mengintegrasikan PLTS dengan sistem kelistrikan eksisting merupakan pilihan tepat agar pemanfaatan energi matahari dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik masyarakat.
Ia juga mengapresiasi komitmen PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang terus memperluas pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari dukungan terhadap target transisi energi nasional dan Net Zero Emission.