KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) merespons serius gangguan kelistrikan yang terjadi akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Organisasi ini menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus ditempatkan di atas semua kepentingan, serta mengimbau seluruh kepala daerah terdampak beserta unsur masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan pasokan listrik oleh PT PLN (Persero).
Baca Juga:
PLN Pulihkan Listrik di 261 Kampung, Aceh Tengah Masuki Fase Pemulihan Pascabencana
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menilai bahwa bencana hidrometeorologi yang terus berulang menuntut seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah pemulihan secara sistematis.
“Pemulihan listrik bukan sekadar menyalakan kembali jaringan, tetapi memastikan bahwa setiap titik yang dipulihkan benar-benar aman bagi warga,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Tohom menambahkan, kondisi lapangan yang masih tergenang, akses jalan yang terputus, serta tanah yang belum stabil adalah faktor-faktor yang harus mendapat perhatian ketat agar proses pemulihan tidak justru menimbulkan risiko baru.
Baca Juga:
Menjemput Terang di Ujung Aceh, Kisah Perjuangan PLN ke Desa Terisolir
Ia menilai langkah PLN yang mendahulukan keselamatan sebagai keputusan tepat.
“Ketika jaringan belum aman, jangan dipaksakan. Risiko sengatan listrik atau runtuhan instalasi bisa mengancam warga. ALPERKLINAS mendukung penuh prinsip kehati-hatian ini,” tegasnya.
Lebih jauh, Tohom memberikan analisis visioner mengenai pentingnya tata kelola mitigasi bencana berbasis kelistrikan.