Ia juga mengungkapkan keunggulan lingkungan dari EV.
“EV tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga menjadi teknologi transportasi paling bersih saat ini.
Baca Juga:
Direktur Distribusi PLN Tinjau SPKLU di Jalur Mudik Tol Trans Jawa, Pastikan Pemudik Kendaraan Listrik Aman hingga Tujuan
Dampaknya bukan hanya pada kualitas udara, tetapi juga pada pengurangan beban biaya kesehatan masyarakat yang selama ini sering luput dari perhitungan fiskal,” ujar Tohom.
Menurutnya, manfaat tidak langsung inilah yang membuat EV layak diposisikan sebagai investasi jangka panjang negara.
Lebih jauh, Tohom menilai EV harus ditempatkan sebagai pilar utama transformasi transportasi nasional rendah emisi.
Baca Juga:
Bawa 3.000 Mobil Termasuk Ratusan EV, Kapal Morning Midas Karam di Samudra Pasifik
“Ketika elektrifikasi transportasi berjalan seiring dengan penguatan sistem kelistrikan nasional, kita sedang membangun fondasi kedaulatan energi. Ini bukan agenda sesaat, melainkan strategi besar untuk masa depan ekonomi, lingkungan, dan konsumen Indonesia,” pungkasnya.
[Redaktur: Mega Puspita]