Lebih lanjut, Tohom melihat langkah PLN sebagai sinyal kuat bahwa Indonesia serius dalam mendorong transisi energi bersih. Ia menyebut NTB sebagai contoh strategis karena memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis energi hijau.
“Integrasi antara pariwisata dan energi bersih adalah masa depan. PLN sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadikan NTB sebagai showcase nasional,” tegasnya.
Baca Juga:
Tak Pulang Demi Terang, Riki Waberta 4 Tahun Tak Mudik Jaga Listrik Istana dan Jutaan Pelanggan Saat Lebaran
Ia juga mengapresiasi kesiapan operasional PLN, termasuk penyiagaan personel dan pemeliharaan berkala SPKLU.
“Keandalan layanan adalah kunci kepercayaan publik. Tanpa itu, infrastruktur sebesar apa pun tidak akan optimal. Dalam hal ini, PLN menunjukkan standar pelayanan yang semakin profesional,” ucapnya.
Ke depan, ALPERKLINAS mendorong PLN untuk terus memperluas jaringan SPKLU dan memperkuat integrasi digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Baca Juga:
Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Amjad Berjalan Lancar, Bupati Tangerang Apresiasi Kesiapan PLN
“Kemudahan akses informasi seperti fitur trip planner adalah bentuk perlindungan konsumen berbasis teknologi. Ini harus terus dikembangkan agar pengalaman pengguna semakin seamless,” kata Tohom.
Ia pun optimis, dengan kesiapan infrastruktur dan strategi yang terarah, PLN mampu menjadi motor utama dalam percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Kita sedang menyasar masa depan energi nasional yang lebih bersih, efisien, dan berkeadilan,” tutupnya.