KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif langkah PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) yang menyiagakan 45 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut ALPERKLINAS, kesiapan ini mencerminkan komitmen nyata PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang adaptif terhadap perkembangan kendaraan listrik sekaligus menjawab kebutuhan konsumen modern.
Baca Juga:
Tak Pulang Demi Terang, Riki Waberta 4 Tahun Tak Mudik Jaga Listrik Istana dan Jutaan Pelanggan Saat Lebaran
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menilai langkah PLN tersebut bukan sekadar penyediaan infrastruktur, tetapi bagian dari transformasi besar sektor energi nasional.
“Kesiapan 45 SPKLU di NTB menunjukkan bahwa PLN tidak hanya responsif terhadap kebutuhan sesaat, tetapi juga visioner dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa distribusi SPKLU yang merata di Pulau Lombok, Sumbawa, dan Bima menjadi faktor penting dalam menjamin keadilan akses energi bagi masyarakat.
Baca Juga:
Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Amjad Berjalan Lancar, Bupati Tangerang Apresiasi Kesiapan PLN
“Pemerataan infrastruktur ini adalah bentuk perlindungan konsumen. Pengguna kendaraan listrik tidak boleh mengalami kesenjangan layanan hanya karena faktor geografis,” kata Tohom.
Menurutnya, variasi kapasitas SPKLU dari 7 kW hingga 60 kW juga mencerminkan kesiapan PLN dalam menghadapi lonjakan kebutuhan selama periode mudik.
“Ini menunjukkan perencanaan yang matang. PLN memahami bahwa karakteristik pengguna berbeda-beda, sehingga solusi yang diberikan pun harus fleksibel dan efisien,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tohom melihat langkah PLN sebagai sinyal kuat bahwa Indonesia serius dalam mendorong transisi energi bersih. Ia menyebut NTB sebagai contoh strategis karena memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis energi hijau.
“Integrasi antara pariwisata dan energi bersih adalah masa depan. PLN sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadikan NTB sebagai showcase nasional,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan operasional PLN, termasuk penyiagaan personel dan pemeliharaan berkala SPKLU.
“Keandalan layanan adalah kunci kepercayaan publik. Tanpa itu, infrastruktur sebesar apa pun tidak akan optimal. Dalam hal ini, PLN menunjukkan standar pelayanan yang semakin profesional,” ucapnya.
Ke depan, ALPERKLINAS mendorong PLN untuk terus memperluas jaringan SPKLU dan memperkuat integrasi digital melalui aplikasi PLN Mobile.
“Kemudahan akses informasi seperti fitur trip planner adalah bentuk perlindungan konsumen berbasis teknologi. Ini harus terus dikembangkan agar pengalaman pengguna semakin seamless,” kata Tohom.
Ia pun optimis, dengan kesiapan infrastruktur dan strategi yang terarah, PLN mampu menjadi motor utama dalam percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Kita sedang menyasar masa depan energi nasional yang lebih bersih, efisien, dan berkeadilan,” tutupnya.
Sebelumnya, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, memastikan bahwa seluruh SPKLU dalam kondisi siap operasi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Idulfitri, dengan total 45 unit yang tersebar di berbagai titik strategis di NTB serta dilengkapi fitur perencanaan perjalanan melalui aplikasi PLN Mobile.