KonsumenkelistrikanWAHANANEWS.CO,Jakarta — PLN UP3 Cirebon melaksanakan kegiatan upskilling bagi tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) pada 29 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung layanan ketenagalistrikan yang profesional, akurat, dan berintegritas. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten Manager Bagian Transaksi Energi Listrik, Fitor Ramdhani, dan Team Leader Pengendalian Susut, Maulana M. Zahroni.
Upskilling ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi petugas P2TL, memperkuat pemahaman terhadap prosedur operasi standar (SOP), serta memastikan pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai ketentuan, aman, legal, dan transparan. Dalam pelatihan ini, materi yang diberikan mencakup peningkatan keterampilan teknis, khususnya dalam pengukuran kWh meter dan pemahaman proses bisnis kelistrikan, kepatuhan terhadap regulasi dan etika, termasuk penguatan pemahaman atas Perdir Nomor 0028.P/DIR/2023, hingga penguatan aspek Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna meminimalkan risiko saat bertugas.
Baca Juga:
Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Cirebon Salurkan Hewan Qurban bagi Masyarakat dan Mitra Kerja
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan petugas P2TL memiliki kapasitas yang terus terbarui, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam hal komunikasi, kepatuhan aturan, dan budaya keselamatan kerja. Dengan peningkatan kompetensi tersebut, PLN ingin memastikan bahwa pelaksanaan penertiban pemakaian tenaga listrik dapat dilakukan secara lebih profesional, humanis, dan akuntabel.
Bagi masyarakat, kegiatan upskilling ini memberikan manfaat yang sangat nyata. Petugas yang semakin kompeten akan mampu menjalankan tugas secara lebih tepat, transparan, dan sesuai prosedur, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, penguatan pemahaman terhadap aspek keselamatan dan regulasi juga akan mendukung terciptanya penggunaan listrik yang aman, tertib, dan legal di lingkungan pelanggan. Dalam jangka panjang, hal ini akan membantu menjaga keandalan sistem kelistrikan, menekan potensi risiko, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN.
Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi petugas merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang profesional dan berintegritas.
Baca Juga:
PLN UP3 Cirebon Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H melalui Penyaluran 9 Sapi dan 1 Kambing Qurban
“Upskilling tim P2TL ini merupakan bagian dari komitmen PLN UP3 Cirebon untuk memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang memadai, memahami prosedur dengan baik, dan mampu menjalankan tugas secara profesional, aman, serta transparan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa layanan PLN dijalankan oleh personel yang kompeten, beretika, dan berorientasi pada kepastian serta perlindungan pelanggan,” ujar Muhammad Ardian.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM harus terus dilakukan seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
“Penguatan kompetensi petugas lapangan, termasuk tim P2TL, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas layanan PLN. Melalui upskilling yang berkelanjutan, kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai aturan, menjunjung etika, dan mengedepankan keselamatan. Pada akhirnya, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih profesional, adil, dan terpercaya,” ujar Sugeng Widodo.
PLN UP3 Cirebon akan terus mendorong pelaksanaan pelatihan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan bagi seluruh lini, agar kualitas pelayanan kepada pelanggan semakin meningkat. Dengan SDM yang unggul dan siap menghadapi tantangan operasional, PLN optimistis dapat terus menghadirkan layanan ketenagalistrikan yang aman, tertib, dan semakin dipercaya masyarakat.
[Effriani simamora]